-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dinkes dan BIN Luncurkan Gerakan Pekan Sasar Sisir

    10/12/21, 23:20 WIB Last Updated 2021-12-10T16:20:45Z


    Gunungkidul, Kabar Jogja - BIN DIY bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul menggagas gerakan “Pekan Sasar Sisir” warga yang belum vaksin. Gerakan tersebut dilakukan lantaran upaya vaksinasi rutin yang digelar di seluruh Puskesmas dirasa kurang maksimal dalam mengejar keterlambatan capaian vaksinasi yang ada.


    “Sejak seminggu lalu, BIN merekomendasikan Dinkes menggelar vaksinasi rutin di 30 Puskesmas yang ada. Ada yang hanya melaksanakan setiap Jumat, ada yang dua kali seminggu. Bahkan ada yang menggelar Senin sampai Jumat. Namun hasil pantauan kami, hasilnya masih jauh. Maka kita kejar dengan gerakan (Sasar Sisir) ini”, Jelas Eko Susilo saat peluncuran Pekan Sasar Sisir Vaksinasi di Komplek Dinkes (10/12/2021)


    Dalam pantauan BIN DIY, gelaran vaksinasi rutin di 30 Puskesmas seluruh Gunungkidul tersebut, setidaknya selama seminggu berlalu, hanya menambah capaian vaksinasi di kisaran 0,4 persen. “Ya, dalam pantauan kami penambahan di Puskesmas variatif. Ada yang bisa nambah hingga 50 sasaran sehari. Tapi juga ada yang hanya 8 sasaran. Jika pada akhir November capaian di angka 82,60 persen, kemarin masih di angka 83,04”, Lanjut Eko.


    Dalam rangka mempercepat penambahan capaian vaksinasi tersebut, telah diagendakan jadwal vaksinasi massal dalam sepekan kedepan. Hari ini launching di Dinkes, besok rencana di kapanewon Semin, tanggal 14 Desember di Patuk, 15 di Saptosari, 16 di Tepus, 17 di Bangsal Sewokoprojo, dan 18 di Karangmojo. “Dengan adanya gerakan “Pekan Sasar Sisir Warga Yang Belum Vaksin”, BIN berharap capaian vaksinasi Gunungkidul minimal nembus angka 90 persen. Syukur bisa mendekati 100 persen”, kata eko 


    Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty ada beberapa kapanewon yang capainnya masih rendah Patuk, Semanu, Semin, Tepus, dan Saptosari. 


    " memang terjadi pelambatan saat percepatan vaksinasi ini, karena banyak kendala," kata dia


    Dewi menduga pelambatan ini karena warga perlu mobilisasi untuk datang ke lokasi vaksinasi. 


    Kita bekerjasama dengan BIN (Badan Intelejen Negara) DIY untuk membantu mobilisasi," kata Dewi. (Kus)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini