-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bupati Bantul Meminta Paliyem Mencabut Laporan Ke Polres

    07/12/21, 19:00 WIB Last Updated 2021-12-07T12:00:05Z


    Bantul,Kabar Jogja - Dalam kunjungannya, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meminta Paliyem mencabut laporannya ke Polres soal anak kandungnya DRS.


    DRS sampai sekarang masih ditahan oleh kepolisian akibat laporan ibu kandungnya yang tidak terima pelaku menjual berbagai perabot rumah.


    "Kita yakin ada perubahan yang signifikan, ya kita mohonlah kepada bu Paliyem untuk mencabut laporan. Jarang kan ada orangtua menuntut secara hukum anaknya, hubungan orangtua dan anaknya itu selamanya, dan itu tidak boleh putus," kata Bupati Halim di Desa Srihardono, Pundong, Selas (7/12).


    Bupati berjanji pihaknya akan mengelaborasi pandangan bu Paliyem. Pasalnya yang bersangkutanmasih belum bisa mencabut laporan. Meskipun secara pribadi sudah memaafkan.


    "Karena beliau tidak mau hal serupa terjadi kembali. Nah, cobalah ini kita ikuti alur proses hukum seperti apa dulu sembari melihat perkembangan mas Dwi ini psikologinya bagaimana, kemudian sikapnya ini berubah atau tidak," lanjut Halim.


    Permintaan ini wajar diajukan karena Bupati Halim menginginkan Paliyem mengingat dirinya membesarkan DRS. Tapi merupakan hak belaiu sebagai warga negara untuk mempertimbangkan keputusannya.


    "Ya nanti kita lihat saja perkembangannya seperti apa, ya. Yang penting bagaimana kehidupan ibu Paliyem bisa kembali normal, wajar," ujar Bupati.


    Dalam kunjungannya, Bupati menilai Paliyem   tidak masuk kategori miskin. Sebab datanya datanya tidak masuk dalam DTKS.


    "Karena memang mendiang suaminya orang yang berkecukupan secara ekonomi, rumahnya saja bagus. Setelah suaminya meninggal bu Paliyem tidak punya pendapatan tetap," lanjut Halim.


    Dari asesmen tadi, Bupati melihat beberapa kebutuhan masak dan rumah tangga yang segera diupayakan. Sebab perbaikan genting sufah dilakukan pihak Kalurahan.


    "Nanti diupayakan mendapatkan jaminan sosial.Maka pertolongan pertama fasilitas untuk hidup layak terpenuhi dulu. Alat masak dan tempat tidur harus ada dan segera kita kirim," tutup Bupati. (Tio)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini