• Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sepuluh Wisata di Jogja yang Siap Dibuka saat New Normal

    23/06/20, 18:00 WIB Last Updated 2020-06-23T11:00:47Z


    Yogyakarta – Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan 1 Juli 2020 mendatang wisata siap menerima kunjungan dengan tatananan new normal. Sebanyak sepuluh destinasi sudah melakukan simulasi protokol kesehatan.

    Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengatakan tanggap darurat Corona di DIY selesai pada 30 Juni mendatang. Ketika nantinya tak diperpanjang dan memberlakukan kebijakan new normal pada 1 Juli, sepuluh destinasi di DIY telah siap menjalankannya.

    “Sebetulnya kami sudah bersiap kalau kemudian kebijakan new normal berlaku 1 Juli. Sepuluh destinasi yang didampingi dan simulasi dipastikan mereka siap. Jadi kita tunggu regulasi Pergub-nya,” katanya saat ditemui di kantornya pada Selasa (23/6).

    Sepuluh destinasi tersebut di antaranya Pantai Baron dan Kukup, Kalisuci, Gunung Api Purba Nglanggeran di Kabupaten Gunungkidul. Kemudian Puncak Becici, Pinus Pengger, Seribu Batu, Pinus Sari serta Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul. Sementara untuk di Kabupaten Sleman ada Tebing Breksi.

    Ia menyebut destinasi yang buka itu didasarkan pada kesiapannya. “Kalau belum siap tidak direkomendasikan dibuka, karena nanti akan menimbulkan ketidakpercayaan publik,” ujarnya.

    Singgih mengatakan sepuluh destinasi itu telah melalui perjalanan yang panjang dalam kesiapannya. Seperti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang disusunnya dan kini sudah memasuki tahap final. Kemudian fasilitas berupa thermo gun, tempat sampah tertutup maupun Alat Pelindung Diri (APD) yang telah diserahkannya ke masing-masing pengelola untuk melengkapi sarana. “Kami lakukan pendampingan juga telah selesai kemarin,” ucapnya.

    Singgih mengungkapkan untuk saat ini prosesnya yakni sampai pada tahap uji coba menerima kunjungan yang dilakukan pada 24 sampai 26 Juni 2020. Selanjutnya dilakukan evaluasi serta perbaikan. “Untuk jumlah pengunjung sudah kami tetapkan ada pembatasannya yaitu 50 persen dari kondisi normal,” kata dia.

    Selain menyiapkan sepuluh destinasi wisata, sebanyak 7 hotel dan 7 restoran juga telah dipantaunya saat menggelar simulasi belum lama ini. “Kami tadi pagi juga memastikan semua sudah siap, memang ada beberapa yang perlu perbaikan,” ucapnya.(mel/eks)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini