• Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pemda dan Kepolisian Diharap Kerja Sama Antisipasi Klitih

    09/02/20, 01:49 WIB Last Updated 2020-02-08T18:49:52Z

    Yogyakarta – Anggota DPR RI Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sukamta menyebut diperlukan kerja sama antara polisi dan pemerintah daerah untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan atau yang disebut klitih. Kejahatan klitih ini sudah berulangkali terjadi dan harus diketahui pemicunya.

    Sukamta mengatakan aksi klitih ini sudah pernah muncul di Yogyakarta sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu. Mereka sebagian besar merupakan anak-anak muda berumur belasan tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    “Pelaku yang melakukan 3 atau 4 tahun lalu sekarang sudah gede (dewasa). Sekarang muncul generasi baru sama dengan usia mereka dulu, anak-anak SMP. Saya kira perlu disikapi atau upaya yang sistematis,” katanya saat diskusi dengan awak media di Kota Yogyakarta pada Sabtu 8 Februari 2020.

    Sukamta mengungkapkan dulu kepolisian mampu menangani kejahatan jalanan jenis klitih ini dengan baik. Ia pun berharap masa sekarang dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yang baru yakni Inspektur Jenderal Polisi Asep Suhendar yang mulai menjabat menggantikan Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Dofiri pada Desember 2019 lalu bisa menanganinya.

    “Kami berharap kepada Kapolda yang baru, punya semangat yang baru dengan menggunakan metode baru supaya klitih ini tidak terulang. Pelaku yang dulu sekarang sudah beranjak dewasa, dan muncul lagi di usia yang sama seperti pelaku sebelumnya,” katanya.

    Menurutnya upaya penekanan tidak hanya dengan meningkatkan patroli keamanan saja. Namun kepolisian bisa bekerja bersama instansi pemerintah semisal dinas pendidikan pemuda dan olahraga, hingga perguruan tinggi untuk menemukan formula baru dalam menekannya. “Mungkin bisa bekerja sama dengan kampus, untuk mencari sebab psikologis maupun sosiologisnya,” katanya.

    Sukamta juga mengatakan pihak sekolah, pemuka agama, hingga karang taruna bisa ikut andil. Supaya anak-anak muda tidak tergoda untuk melakukan klitih.

    “Karang taruna, pramuka, sekolah bisa menjadi alat yang bagus untuk menumbuhkan kesadaran. Supaya tidak ada yang tergoda menjadi klitih,” ucapnya.(rid)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini