-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Haryadi Kembali Diminta Lengser dari Ketum Golkar DIY

    17/11/19, 14:15 WIB Last Updated 2019-11-17T07:15:23Z
    Yogyakarta, KabarJogja.ID - Haryadi Suyuti dituntut untuk segera melepas jabatannya sebagai Ketua DPD Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Setelah yang bersangkutan belum lama ini diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus korupsi pembuatan Saluran Air Hujan (SAH) di Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

    Hasan Syaifullah, Ketua Persaudaraan Pemuda Golkar (PPG) DIY mengatakan kondisi Golkar DIY saat ini semakin memprihatinkan dengar kabar pemeriksaan terhadap Haryadi Suyuti itu. "Kabar itu sangat menyakitkan bagi kader Golkar DIY," katanya.

    Hasan menyebut terlepas adanya azas praduga tak bersalah dalam hukum di Indonesia, Haryadi menurutnya saatnya fokus terhadap proses hukum dalam kasus itu. Ia pun mendesak agar pria yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Yogyakarta tersebut untuk segera mundur dari Ketua DPD Partai Golkar DIY. "Lebih baik beliau mundur saat ini," katanya.

    Hasan mengatakan desakan mundur sudah dilakukan lebih dari sekali ini saja. Sebelumnya yakni usai pemilihan legislatif pada 2019 lalu yang mana kursi partai di DPRD DIY berkurang dibandingkan periode sebelumnya.

    Hasan juga mengaku desakan mundur ini murni dari kegelisahan semua kader Partai Golkar DIY. Bukan karena yang bersangkutan dikabarkan memberikan dukungan ke Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar periode 2019-2024.

    "Tidak ada hubungannya. Ini murni berasal dari kegelisahan semua kader Partai Golkar DIY melihat dan merasakan kepemimpinan ketua DPD Partai Golkar DIY saat ini," katanya.

    Mengenai pemilihan ketua umum Partai Golkar periode 2019-2024, ia menegaskan PPG tak punya kewenangan apapun. "PPG tidak punya kewenangan untuk masalah pemilihan ketum Golkar, semua akan diserahkan pada mekanisme partai," ucapnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close