-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Seruan Moral Dari Stikes Akbidyo, Wujudkan Pemilu Damai dan Tanpa Hoaks

    07/02/24, 20:42 WIB Last Updated 2024-02-07T13:42:58Z

    Bantul, Kabar Jogja – Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Akademi Kebidanan Yogyakarta (Akbidyo) menyerukan seruan moral mengajak masyarakat menolak segala bentuk kampanye hitam, ujaran kebencian dan informasi hoaks menjelang pemungutan suara.


    Dalam pertemuan internal, BEM Stikes Akbidyo menilai situasi politik saat ini semakin panas. Kondisi ditandai munculnya berbagai berita bohong (hoax) yang banyak bertebaran di platform media sosial.


    Melihat situasi ini, BEM Stikes Akbidyo tergerak melakukan hal positif sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar persatuan bangsa tetap terjaga sekaligus memastikan pemilu tahun 2024 mendatang berjalan dengan aman, penuh keharmonisan dan tidak saling memecah belah.


     “Deklarasi pemilu damai ini bentuk dukungan terhadap terlaksananya Pemilu 2024 yang damai dengan menolak segala bentuk kampanye hitam, ujaran kebencian dan informasi hoaks,” kata Presiden Mahasiswa AKBIDYO Cindy Aberta Ningrum, Rabu (7/2).


    Cindy mengatakan pihaknya juga ingin memberikan stimulus kepada pengurus BEM melawan penggunaan hoaks dalam pemilu serta mendorong terciptanya pemilu yang rasional.


    BEM Stikes Akbidyo juga mengajak masyarakat terlibat mensukseskan pemilu yang bermartabat, penuh integritas, jujur, adil aman dan demokratis dengan tetap mengindahkan perundang-undangan yang berlaku.


    “Cita-cita ideal tersebut berjalan senada dengan kehendak kita bersama untuk melahirkan demokrasi substansial dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.


    Lebih lanjut, bagi Cindy tindakan-tindakan provokatif yang melahirkan konflik sosial, polarisasi dan perpecahan. Tindakan provokatif tersebut tergambar dari praktik kampanye hitam (black campaign), pertunjukan kekerasan dalam kampanye, pemalsuan informasi dan penggunaan bahasa yang kasar, merendahkan dan mencela lawan politik. (Tio)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close