-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    UNU-BEI Kenalkan Pasar Modal dan Investasi Syariah

    02/09/22, 14:27 WIB Last Updated 2022-09-02T14:12:55Z

     

    Yogyakarta, Kabar Jogja – Besarnya keuangan syariah Indonesia yang sangat besar, belum didukung kehadiran investasi di lini keuangan oleh kalangan generasi muda. Termasuk mahasiswa dan santri di bawah naungan Nahdlatul Ulama.


    Atas dasar inilah Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta menjalin kerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan, Jumat (2/9).  Memorandum of understanding (MoU) yang disepakati ini akan fokus pada edukasi keuangan syariah dan berbagai ragam investasinya.


    “Melalui Center for Sharia Finance and Digital Economy (Shafieq) kita akan mensosialisasikan ke generasi milenial dan gen Z di kalangan NU mengenai investasi syariah melalui portofolio yang tepat dan berguna bagi masa depan,” jelas Widya.


    Tak hanya itu, pengenalan literasi pasar modal ini juga sebagai upaya menjadikan santri dan mahasiswa tak menjadi korban atas investasi yang tak bertanggung jawab.


    Widya mengatakan bahwa saat ini keuangan syariah tumbuh sangat pesat. Disatu sisi anak-anak muda, baik itu santri maupun mahasiswa, dipandang belum banyak ambil bagian. Untuk itu, pihaknya bersama BEI tergerak untuk ikut mengupayakan literasi keuangan syariah bagi generasi muda.


    Widya memandang BEI sebagai mitra yang strategis. Terutama dalam mengembangkan keuangan syariah. Ditambah pula dengan upaya edukasi dengan beragam pendekatan.


    “Semoga inisiasi joint program dan penandatanganan MoU pada pagi hari ini dapat menjadi awal kolaborasi yang produktif antara Shafiec UNU Yogyakarta dengan BEI dalam memajukan keuangan syariah di Indonesia,” kata Widya.


    Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan penandatanganan MoU merupakan momen penting dalam industri pasar modal Indonesia. Kedua instansi sepakat untuk bersama-sama mengembangkan dan memajukan pasar modal syariah Indonesia.


     Jeffrey menyatakan UNU Yogyakarta berperan sebagai penghubung. Terutama dengan perguruan tinggi NU lainnya di Indonesia. Dengan demikian, ia berharap investasi syariah dapat menjangkau secara lebih luas di kalangan santri dan mahasiswa NU.


    “Sebagaimana yang tertuang dalam MoU tersebut, bersama dengan UNU Yogyakarta, kami berharap gaung semangat investasi di pasar modal syariah Indonesia semakin terdengar di masyarakat, khususnya bagi kaum Nahdliyin yang jumlahnya sangat besar dan tersebar di Indonesia,” ujar Jeffrey.


    Kegiatan ini juga dikemas dalam talkshow bertajuk Santri Berani Berinvestasi: Cerdas Menyiasati Masa Depan yang Lebih Happy. Ada pula kampanye digit penyebarluasan informasi tentang keuangan syariah di media sosial. (Tio)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close