-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    3.104 Anak di Kulon Progo Ditunda Vaksinasi Covid-19

    01/01/22, 23:04 WIB Last Updated 2022-01-01T16:04:34Z


    Kulon Progo, Kabar Jogja - Menindaklanjuti pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang dimulai Sabtu (18/12/21) kemarin Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo menggelar pemantauan yang bertempat di SD Negeri Punukan Wates dan SD Negeri Kedundang Temon, Kamis (30/12/2021).


    Hadir dalam acara tersebut Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo, Kepala Dikpora Kulon Progo Arif Pratowo, S,Sos., M.Si dan pihak terkait lainnya.


    Sampai hari Rabu (29/12/21) kemarin telah divaksin sebanyak 15.000 siswa dari target 35.457 siswa. Ada 3.104 yang gagal/ditunda vaksin dikarenakan sedang demam, batuk pilek, jarak dengan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) belum lebih dari 2 minggu atau tidak datang.


    Kepala Dikpora Kulon Progo Arif Prastowo, S.Sos., M.Si mengatakan target sampai 31 Desember 2021 seluruh sekolah sudah tersasar vaksin, sedangkan siswa yang belum divaksin akan terus dilakukan sweeping dengan target seluruh siswa usia 6-11 tahun yang memenuhi syarat dapat divaksin


    Ditambahkan Arif target dan capaian berdasarkan basis sekolah saat ini SD/MI 368 sekolah yang sudah tersasar vaksin 316 sekolah (85,9%), TK/RA 356 sekolah sudah tersasar vaksin sebanyak 238 sekolah (66,9%) sedangkan SLB ada 6 sekolah dan sudah tersasar vaksin 6 sekeloah (100%).


    “Akan kita selesaikan sampai 31 Desember besok, mudah mudahan selesai semuanya, sesuai target,” kata Arif.


    Sementara itu, Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo mengatakan hasil pemantauan vaksinasi berjalan dengan baik dan lancar,


    “Hampir semua anak yang mengikuti vaksinasi ini diantar oleh orang tua dan alhamdulilah dapat mendampingi, saya mengucapkan terimakasih untuk wali murid yang telah mengkondisikan putra putrinya untuk bisa divaksin hari ini saya berharap semua anak-anak bisa tervaksin semua walaupun ada satu dua anak yang tidak lolos skrining karena faktor sedang batuk dan lain-lain, “


    Sutedjo menambahkan bahwa vaksinasi ini digunakan sebagai upaya menjamin kesehatan anak, beliau juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dinas Kesehatan, para tenaga kesehatan yang berkooordinasi dengan Dikpora serta pemerintah setempat atas kontribusinya, sehingga proses vaksinasi berjalan lancar.


    Sulis Suryanti wali dari Vania Calista Putri siswa kelas 3 SD N Punukan Wates mengaku mendapat info vaksin dari sekolah.


    " Saya merasa senang anak saya bisa divaksin, karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan imunitas serta dapat mendukung program dari pemerintah," ungkap Sulis. (rls)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close