-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Temui Petani di Samas, Suharsono Janjikan Ini

    29/08/20, 16:48 WIB Last Updated 2020-08-29T09:48:51Z


    Bantul, Kabar Jogja – Bupati Bantul Suharsono berjanji akan mempertahankan pasar lelang Sub Terminal Agribisnis (STA) di desa Srigading, Sanden. Suharsono berjanji akan berbicara dengan Kraton Ngayogyakarta soal pengunaan Sultan Groud.


    “"Saya itu "bapaknya" orang Bantul, bapaknya petani. Saya akan bela masyarakat, akan bela petani,"katanya, Sabtu (29/8).


    Menurutnya Suharsono keberadaan STA ini sangat penting bagi kalangan petani pesisir selatan Bantul terutama sebagai tempat lelang berbagai komoditas yang dipane. Keberadaan STA ini menurut Suharsono mampu meningkatkan harga jual komoditas karena bertemu langsung dengan pembeli, tidak melalui makelar.


    Bupati yang akan maju untuk melanjutkan periode kedua kepemimpinannya akhir tahun nanti, berjanji dirinya akan membantu renovasi STA yang sudah tiga tahun lebih tidak lagi dipergunakan untuk kegiatan lelang.


    “Namun karena seluruh anggaran dipergunakan untuk penangganan pandemi Covid-19, saya minta bapak-bapak dan saudara semua bersabar. Tapi saya pastikan pada 2021 depan anggaran akan saya berikan,” jelasnya.


    Suharsono juga berjanji dirinya akan berbicara dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X terkait dengan keluarnya surat kekancingan yang didapatkan salah satu BMT untuk didirikan di area STA. 


    Ia akan meminta Sultan untuk mengijinkan penggunaan lahan STA untuk selamanya dikelola petani. Kedepan STA ini akan direnovasi sehingga menjadi tempat lelang yang representatif.


    Kepada Suharsono, salah satu warga Yuni Maryanto selain mengucapkan terima kasih atas perhatian Bupati. Dirinya meminta adanya audit pemkab kepada Kepala Desa Srigading, Wahyu Widodo.


    “Kami menduga, keberadaan BMT mendapatkan surat kekancingan tidak terlepas dari peran serta kebijakan Wahyu yang tidak pernah berpihak kepada kami, kalangan petani,” katanya.


    Karena itulah, Yuni meminta agar pemkab Bantul melakukan audit terhadap kinerja Wahyu. Atas hal ini Bupati berjanji akan menyampaikan ke Inspektorat untuk ditindak lanjuti. 


    Diberitakan pada Rabu (26/8) kalangan petani mengusir alat berat yang hendak merobohkan area lelang STA yang berdiri di Sultan Ground. Di bekas STA ini bakal didirikan gedung BMT.(tio)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Wisata

    +