• Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kuliah Gratis di Jogja dan Dapat Uang Saku, Mau?

    19/06/20, 10:22 WIB Last Updated 2020-06-19T03:22:57Z

    Kabar Jogja - Mulai tahun 2020, Pemerintah akan melaksanakan program bantuan pendidikan untuk mahasiswa bertajuk Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Mereka yang cerdas namun memiliki keterbatasan ekonomi, akan difasilitasi kuliah gratis dan mendapat uang saku bulanan. Kuota yang disediakan pun cukup besar, yaitu 400.000 mahasiswa pada tahun ini.

    Sayangnya, program ini belum banyak diketahui oleh masyarakat Gunungkidul. Prof. Sutrisna Wibawa dalam Seminar Pendidikan di Aula Dinas Pendidikan (Dispora) Kabupaten Gunungkidul, Kamis (18/06) siang, mengisahkan bahwa banyak pertanyaan sering masuk ke media sosialnya tentang takut tidak sanggup membayar kuliah. Melalui seminar ini, Sutrisna hendak menjawab kegelisahan tersebut lewat mengenalkan jalur-jalur penerimaan mahasiswa baru UNY dan Kartu Indonesia Pintar ke masyarakat luas.

    “Saya ingin Kartu Indonesia Pintar Kuliah dikenal lagi dan diikuti masyarakat Gunungkidul. Zaman sekarang, anak-anak yang penting belajar tekun dan pintar. Jangan takut kuliah, beasiswa sangat mudah mencarinya!,” ungkap Sutrisna, didampingi Kepala Dinas Pendidikan/Ketua PGRI Gunungkidul Bahrun Rosyid MM dan Pimpinan UNY.

    *Kuota Meningkat Pesat*

    Sesuai dengan siaran resmi Kemdikbud Nomor 34 tahun 2020, para calon mahasiswa baru dari keluarga tidak mampu dan lulus SMA, SMK, MA sederajat pada 2018-2020, bisa mendaftar untuk mendapatkan KIP Kuliah tahun ini. Para calon mahasiswa baru dengan kualifikasi di atas bisa mulai mendaftar menjadi penerima KIP Kuliah pada awal Maret 2020. Adapun proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Kemendikbud, yakni kip-kuliah.kemdikbud.go.id.

    “Nantinya, mereka harus lolos proses seleksi dan verifikasi kondisi ekonomi yang dilaksanakan oleh UNY, bagi yang mendaftar di kampus kami, dan dari Kemdikbud,” jelas Sutrisna.

    Kuota sebesar 400.000 mahasiswa pada tahun 2020, merupakan peningkatan besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    Mahasiswa Bidikmisi on-going pada tahun 2016-2019 misalnya, saat ini berjumlah sebanyak 418 ribu. Diantara jumlah tersebut, 324 adalah anak asli Gunungkidul yang menerima bidikmisi di tahun 2019. Asal mereka tersebar dari seluruh 15 kecamatan di Gunungkidul, dan mengenyam pendidikan secara hampir merata di tujuh fakultas yang dimiliki UNY.

    “Artinya, kuota KIP untuk tahun ini, sama dengan kuota bidikmisi untuk tiga tahun. Jumlahnya melimpah, dan oleh karena itu, saya mensosialisasikan ini secara terus menerus: jangan takut kuliah,” imbuh Sutrisna.

    *Makin Hemat dengan Adanya Kampus di Gunungkidul*

    Makin terjangkaunya kuliah bagi masyarakat Gunungkidul, juga didukung dengan pembangunan kampus Vokasi UNY di Pacarejo Semanu. Para mahasiswa tidak perlu lagi menyewa kos dan menempuh perjalanan jauh antara Jogja dan Gunungkidul.

    Dari ribuan pendaftar, 120 calon mahasiswa telah berhasil terjaring dalam Seleksi Mandiri berbasis Prestasi Rapor yang diumumkan pada Sabtu ini. Dari 100 calon mahasiswa yang telah diterima, 47 diantaranya merupakan putra asli Gunungkidul. Mereka berasal dari berbagai kecamatan, mulai dari Ponjong dan Rongkop hingga Saptosari.

    Sedangkan sisanya, berasal dari mahasiswa di penjuru Indonesia. Mulai dari Jawa, Lampung, hingga Sulawesi

    “Ini menandakan minat masyarakat untuk mendaftar di kampus Gunungkidul sangat besar. Bahkan ada siswa asal Lampung yang mendaftar kesini. Mereka semua akan mulai menjalankan proses perkuliahan terhitung bulan September secara online, sesuai kebijakan tatanan normal baru yang diumumkan para menteri beberapa waktu lalu” ujar Sutrisna.

    Bagi masyarakat Gunungkidul yang belum mendaftar di UNY, Sutrisna juga menerangkan bahwa mereka tak perlu khawatir. Masih ada Seleksi Mandiri berbasis prestasi maupun rapor yang berlangsung hingga Juli. Sedangkan bagi yang ingin menempuh jenjang pendidikan S-1 di Kampus Karangmalang, juga tersedia jalur tes SBMPTN.

    “Untuk tes masuk UNY nanti akan ada beragam jalur yang detilnya bisa dibaca di pmb.uny.ac.id. Pak Bahron (Kadisdikpora) tadi juga sudah menyampaikan dalam seminar, SMA 1 Wonosari hingga sekolah PGRI di Gunungkidul siap memfasilitasi pelaksanaan tes maupun mem-backup aktivitas perkuliahan,” pungkas Sutrisna.(rls)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Wisata

    +