-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kunjungan Ke RS Bantul Hanya Separuh

    12/05/20, 13:42 WIB Last Updated 2020-05-12T06:42:28Z

    Bantul – Manajemen RSUD Panembahan Senopati, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengaku selama dijadikan rumah sakit rujukan, jumlah pasien yang berkunjung berkurang hingga 50 persen. Penurunan ini didasari kekuatiran pasien terpapar Covid-19.

    Kepala Humas RSUD Panembahan Senopati Siti Rahayuningsih sebelum dijadikan rujukan, kunjungan pasien per hari tercatat sebanyak 700-an orang.

    “Selama berstatus RS rujukan penangganan Covid-19, pasien yang berkunjung turun dratis hingga hanya sebanyak 300 orang. Alasan masyarakay memilih tidak berobat karena kekuatiran tertular Covid-19,” kata Siti, Selasa (12/5).

    Menjawab kekuatiran itu, Siti memastikan manajemen RSUD Panembahan Senopati secara tertib melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dan dipastikan tidak menulari pasien yang berobat.

    "Protokol kesehatan pasti kita terapkan sampai tempat duduk pasien juga diberi jarak aman sehingga tidak mudah terpapar COVID-19,"terangnya.

    Meski menjadi RS Rujukan, RSUD Panembahan juga tetap melayani poliklinik rawat jalan yang hanya buka pada pagi hari. Sedangkan layanan cuci darah masih sesuai jadwal pasien.

    Demikian juga dengan klinik gigi, dokter yang bertugas hanya melayani tindakan dan operasi emergency.  Di luar itu,  dokter mengatur ulang jadwal pertemuan sesuai dengan kondisi terbaru pasien.

    Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharja menjelaskan penurunan jumlah kunjungan pasien selama pandemi COVID-19 terjadi pada hampir semua instansi kesehatan baik yang menjadi rujukan atau non rujukan.

    “Kami sadar akan kekuatiran di masyarakat yang ingin berobat tertular Covid-19. Tapi kami pastikan semua RS menerapkan protokol Covid-19 dan mencegat penularan ke masyarakat,” jelasnya.

    Dirinya juga meminta kepada pasien yang memang harus berobat ke instansi kesehatan untuk jujur mengenai riwayat kesehatan. Agus menyatakan bukti kesigapan dan kesiapan penangganan Covid-19, adalah tidak ada tenaga medis terutama di RSUD Panembahan yang terpapar.

    “Jadi tidak perlu takut berobat ke rumah sakit jika memang butuh penanganan kesehatan,"tuturnya.‎(ana)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Wisata

    +