• Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pandemi Covid-19, Breksi Benahi Berbagai Fasilitas

    27/04/20, 15:11 WIB Last Updated 2020-04-27T08:11:26Z

    Sleman – Destinasi wisata Tebing Breksi yang ada di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman memanfaatkan masa pandemi Covid-19 untuk memperbaiki beberapa fasilitas. Supaya bisa membuat wisatawan lebih nyaman ketika kembali dibuka nantinya.

    Ketua Pengelola Wisata Tebing Breksi Kholik Widiyanto mengatakan awal muncul isu pandemi Covid-19 yakni sekitar 15 Maret pihaknya telah menyiapkan wastafle untuk cuci tangan di 30 lokasi.

    “Sambil menunggu surat dari pemerintah untuk penutupan, kami bersih-bersih di seluruh area. Kami juga lakukan penyemprotan disinfektan,” katanya saat dihubungi melalui telepon pada Senin (27/4).

    Kholik mengatakan sesuai dengan surat edaran dari Pemerintah Kabupaten Sleman, Tebing Breksi pun mulai ditutup pada 26 Maret lalu. Sejak itu, hanya pengelola saja yang masuk kerja.

    “Untuk yang dirumahkan ada sekitar 284 orang. Mereka tidak ada pemasukan sama sekali kalau tak mempunyai pekerjaan sampingan. Kalau yang masih masuk kerja ada sekitar 120 orang,” katanya.

    Kholik mengatakan pengelola yang masih kerja melakukan perbaikan dan pengembangan fasilitas. Di antaranya pembuatan talud, penataan area parkir, pendirian pendopo kesenian, dan pendirian musala di kebun buah.

    “Agar ketika sudah dibuka nantinya bisa membuat wisatawan lebih nyaman. Karena jumlah pengunjung saat ini sudah cukup banyak, tapi fasilitas masih kurang,” ucapnya.

    Kholik mengatakan jumlah kunjungan untuk hari-hari biasa sudah mencapai ribuan orang. Bahkan sempat mencapai 18.000 orang saat libur Imlek Februari 2020 lalu. “Dalam satu hari saat libur Imlek kemarin bisa mencapai lebih dari 18.000 orang,” katanya.

    Bidang Marketing Tebing Breksi,  Chiprianus Tugiyanto atau Antok menambahkan pihaknya sudah menyiapkan strategi untuk menarik wisatawan ketika masa pandemi Covid-19 berakhir. Yakni dengan memasarkan segi kulinernya.

    “Kalau untuk menu kuliner di Tebing Breksi sudah biasa. Hanya dalam bentuk pengemasannya. Mungkin bisa memakai tikar di kawasan Tebing Breksi. Seacara tata ruang, Tebing Breksi luas jadi bisa tetap dilakukan meski nanti masih ada aturan social distancing,” ucapnya.(rid/rls)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Wisata

    +