• Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Belajar Tentang Gempa di Unesco Geosite Kali Ngalang

    27/12/19, 21:49 WIB Last Updated 2019-12-27T14:49:55Z


    KabarJogja.ID - Geopark Gunung Sewu dinyatakan sebagai salah satu warisan dunia oleh Unesco. Terdapat di tiga kabupaten yakni Pacitan di Jawa Timur, Wonogiri di Provinsi Jawa Tengah, dan Gunungkidul yang daerah teritorialnya berada di Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Total terdapat 33 Geosite yang ada di tiga kabupaten tersebut dan sebanyak 13 di antaranya berada di Gunungkidul. Salah satunya yakni Kali Ngalang, di Kecamatan Gedangsari. Apasih keistimewaanya Kali Ngalang itu?

    Salah seorang pemerhati situs Geologi, Huri namanya. Pria yang merupakan Ketua Komunitas Georesearch Indonesia tersebut menjabarkan sedikit keistimewaan Geosite yang ada di Kali Ngalang yang disebutnya Formasi Sambipitu.

    Dikatakannya, di Kali Ngalang ini jutaan tahun yang lalu merupakan suatu lautan. Indikator yang menjadi bukti yaitu adanya struktur batuan lengkap, baik batuan yang hanya ditemui di laut dalam maupun di pantai. “Sturktur batuannya semua ada. Ada yang sedimen bergelombang, parallel laminasi,” katanya.

    Tak heran jika di dasar sungai ini banyak ditemukan fosil-fosil hewan purba. Salah satunya fosil berupa bioturbasi cacing atau jejak hewan purba jenis cacing. Ukuran diameternya antara 5 sampai 7 centimeter, sementara panjangnya bisa jadi satu meteran atau lebih. Soalnya fosil ini merupakan jejak cacing bergerak. Jadi untuk mengukur panjang badangnya cukup sulit.

    Keistimewaan dari fosil cacing purba ini cukup mudah ditemukan, apalagi ketika musim kemarau yang mana air sungainya habis. Fosil tersebut tepat berada di bawah jembatan Sungai Ngalang, Kecamatan Gedangsari.

    “Ukurannya besar juga mudah dijangkau manusia. Di beberapa daerah di Indonesia memang ada fosil yang hampir mirip, tapi sulit dijangkau,” kata Huri dikutip dari JogjaNet.

    Lanjut Huri, masih ada lagi hal yang menari di Geosite Formasi Sambipitu Kali Ngalang ini. Yaitu adanya patahan-patahan batuan, yang bisa untuk mempelajari ilmu kegempaan. “Ada banyak patahan di Sungai Ngalang, bisa menjadi media pembelajaran ilmu Geologi tingkat dasar,” katanya. 

    Tertarik datang ke sini dan belajar ilmu Geologi bersama komunitas? Datang ke Kali Ngalang saat kemarau, lalu turun ke bawah jembatan akan menemui fosil cacing purba itu. Setelahnya main ke Sekretariat Komunitas Georesearch Indonesia yang berada di sebelah utara berjarak sekitar 200 meter. Gratis belajar banyak ilmu di sana.(rih)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini