-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Cegah Covid-19, Pasar Tradisional Dilengkapi Wastafel Portabel

    17/04/20, 16:11 WIB Last Updated 2020-04-17T09:11:47Z

    Bantul - Demi memutus rantai persebaran Virus Corona, Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY bersama Hiswana Migas DIY terus melakukan menyalurkan bantuan wastafel portabel di pasar-pasar tradisional Yogyakarta, Jum’at (17/4).

    Hingga saat ini, total sudah ada 16 wastafel portabel yang telah ditempatkan di pasar-pasar tradisional dan dua Rumah Sakit di Yogyakarta.

    Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto mengatakan, program Wastafel Portabel merupakan program yang di jalankan ACT bersama dengan mitra donatur, “tujuan kami diadakannya wastafel portabel di pasar-pasar tradional dan di Rumah Sakit ialah agar masyarakat lebih rajin cuci tangan, agar terhindar dari virus Corona,” ungkap Bagus.

    Adapun pasar-pasar yang telah diagakan wastafel portabel tersebut ialah Pasar Bringharjo sebanyak tiga wastafel, Pasar Bantul, Pasar Ambarketawang, Pasar Sentul, Pasar Demangan, Pasar Kranggan, Pasar Patangpuluhan, Pasar Pujokusuman, Pasar Prawirotaman, Pasar Niten, Pasar Giwangan, dan Pasar Kotagede, serta dua Rumah Sakit yakni Rumah Sakit Bethesda dan RSUD Kota Yogyakarta.

    Wastafel dengan tandon kapasitas 300 liter yang dilengkapi dua alat cuci tangan tersebut, secara berkala akan diperiksa dan di isi ulang setiap dua hari sekali oleh para relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI).

    Dalam kesempatan serah terima wastafel portabel persembahan dari Hiswana Migas DIY di Pasar Bantul Tersebut, Ketua Hiswana Migas DIY, Aryanto Sukoco menjelaskan, “pada hari ini alhamdulillah kami dapat berkontribusi ikut dalam mengurangi wabah corona, salah satunya adalah kita tempatkan alat cuci tangan di Pasar Bantul, ada beberapa yang dapat kami kerjakan, disamping berbagi alat cuci tangan juga pembagian APD (alat pelindung diri) di Rumah Sakit – Rumah Sakit,” jelasnya.

    Aryanto juga menambahkan, agar wabah pandemi Corona ini segera berakhir di Indonesia “Mohon do’a nya semoga kita bersama-sama bisa melawan corona ini, dan  semoga segera berakhir wabah corona ini di Indonesia,” tambah Aryanto.

    Wabah virus corona di Indonesia setidaknya telah mengakibatkan 5.516 positif terjangkit Corona, serta 496 orang meninggal dunia per 16 April 2020, di sisi lain adanya wabah corona di Indonesia juga berdampak pada kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis, serta menurunnya tingkat ekonomi masyarakat prasejahtera, pekerja informal, hingga para buruh yang kehilangan penghasilan akibat situasi sulit seperti saat ini.

    Aksi Cepat Tanggap DIY, merespon keadaan tersebut selain memberikan dukungan bagi para tenaga medis yang berupa APD dan bantuan multivitamin, juga fokus pada program penguatan pangan untuk masyarakat prasejahtera, programnya berupa Operasi Pangan Gratis, Operasi Beras Gratis, serta Operasi Makan Gratis.(rls)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Wisata

    +