-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tiga Pemain Disanksi, PSIM: Ada Hal Yang Tidak Bisa Ditolerir

    30/10/19, 20:41 WIB Last Updated 2019-10-31T02:14:48Z
    YOGYAKARTA, KabarJogja.ID - Manajemen PSIM Yogyakarta tak akan meminta keringanan hukuman terkait tiga pemainnya yang terkena sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Atas tindakan mereka saat kericuhan terjadi ketika tim melawan Persis Solo di Stadion Mandala Krida Yogyakarta pada Senin (21/10) lalu.

    CEO PSIM, Bambang Susanto mengatakan, itu merupakan tanggung jawab dari masing-masing pemain. "Itu adalah tanggung jawab dari pemain yang bersangkutan karena melakukan hal yang tidak terpuji apapun alasannya buat kami ada hal-hal yang tidak bisa ditolerir," katanya, Rabu (30/10).

    Pihaknya berharap agar itu menjadi pelajaran bagi masing-masing pemain yang mendapatkan sanksi. "Kami berharap ini pelajaran yang berharga buat semua pemain sepak bola untuk menjunjung tinggi sportifitas dan etika dalam olah raga," katanya.

    Tiga orang pemainnya juga mendapatkan hukuman yakni Raymond Ivantonius yang diketahui melakukan pemukulan terhadap pemain Persis. Ia dihukum larangan bermain sebanyak dua pertandingan.

    Kemudian Achmad Hisyam, yang diketahui melakukan tendangan kepada pemain Persis dan mengintimidasi fotografer. Ia dikenai sanksi berupa larangan beraktivitas sepak bola di lingkungan PSSI selama lima tahun.

    Terakhir yakni Aldaier Makatindu yang diketahui mengintimidasi wartawan, dikenai sanksi berupa teguran keras

    Sedangkan sanksi yang diterima tim, yaitu laga tanpa penonton selama dua bulan saat pertandingan home pada musim kompetisi 2020 mendatang dan denda sebesar Rp100 juta, manajemen memastikan akan segera melayangkan surat untuk meminta keringanan. Sebab hukuman tersebut dirasa cukup berat.

    "Kami akan mencoba meminta keringanan. Itu berat buat kami dan penonton, yang saya yakin mayoritas adalah baik. Pendapatan dari tiket adalah penghasilan yang signifikan buat operasioanal klub," ucapnya.

    Manajemen tim saat ini juga telah melakukan pertemuan dengan berbagai pihak supaya peristiwa itu tak kembali terulang. "Kami saat ini sedang duduk bersama dengan semua pihak. Terutama wadah suporter untuk menjaga agar tidak terulang lagi ke depannya dan komitmen untuk itu," ucapnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Wisata

    +