-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Peternak Ayam di Pajangan Bersiap-siap Sambut Tiga Momen Ini

    04/10/23, 22:25 WIB Last Updated 2023-10-04T15:25:27Z


    Bantul, Kabar Jogja – Kalangan peternak ayam petelur di Dusun Beji Kulon, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul tengah bersiap-siap menyambut tiga momen penting yang membutuhkan banyak pasokan telur.

    “Tiga momen itu yaitu Natal dan Tahun Baru (Nataru), pertengahan puasa Ramadhan dan seminggu setelah Idul Fitri. Di tiga momen ini, pasar selalu membutuhkan pasokan telur yang besar,” katanya Ketua Kelompok Ternak Indukan Ayam Jowo Super Anggun Farm Pajangan @359, Sutardi, Rabu (4/10).

    Dengan harga telur di kisaran Rp25 ribu per Kg, Sutardi memprediksi di tiga momen itu harga telur akan naik karena tingginya permintaan. Sehingga sejak pertengahan tahun ini, 25 peternak anggota menyiapkan indukan petelur.

    Selain menjual telur untuk konsumsi, di kandangnya yang mampu memproduksi 1,5 kuintal telur per hari. Sutardi juga melakukan penetasan telur untuk dijadikan Day Old Chicken (DOC) yang dijual kepada peternak untuk dibudidayakan menjadi ayam petelur.

    “Dari total produksi telur, sebanyak 85 persennya kami tetaskan dengan harga jual bibit Rp5-6 ribu per ekor.  Kami perminggu menghasilkan 150-200 box anakan DOC. Ini belum lagi tambahan dari kandang-kandang lainnya,” katanya.

    Fokus pada pengembangan ayam petelur Joper, Sutardi menceritakan usahanya mulai dikembangkan sejak 2009 silam. Saat ini, di kandangnya terdapat 10 ribu ayam indukan petelur dan 400 ayam jantan.

    Kandang ini, menurutnya menjadi yang pertama ada di Beji Kulon berani mengembangkan ayam petelur Joper. Melihat penjualan bibit dan telur yang tinggi di pasaran, kerabat dan rekan-rekannya kemudian bergabung sebagai peternak.

    “Ikatan kuat inilah yang membuat kami peduli dengan lingkungan sekitar. Kita sudah mengembangkan sistem nipple drinker di kandang sehingga tidak ada air kotor tersisa yang membuat kandang basah,” katanya.

    Sistem nipple drinker merupakan sistem instalasi perpipaan yang dilengkapi dengan nipple di beberapa titik pipa sebagai sumber air ayam. Dampak dari sistem ini, kotoran ayam menjadi kering dan tidak menimbulkan bau tajam meski dari jarak dekat.

    Selain penghasilan utama, penjualan DOC maupun telur konsumsi. Sistem nipple drinker memberikan keuntungan tambahan dengan  terjualnya kotoran ayam sebagai bahan pupuk organik saat pembersihan kandang. (Tio)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close