-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Genjot Potensi Ikan Koi, Pemda DIY Hibahkan Rp1 Miliar

    11/02/20, 17:54 WIB Last Updated 2020-02-11T11:05:19Z

    Bantul – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan hibah hingga Rp1 miliar untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi dari ikan hias jenis Koi. Sektor perikanan ini disebut mempunyai potensi yang cukup besar ke depannya.

    Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengatakan untuk meningkatkan sumber daya ikan, diperlukan adanya pengembangan teknologi induk dan bibit unggul, inovasi wadah, sistem budidaya, pengendalian penyakit ikan dan lingkungan. Selain itu harus ada saling dukung dan sinergi antara stakeholder terkait untuk saling bekerjasama. Hal tersebut adalah kunci peningkatan kualitas perikanan di DIY baik ikan hias maupun konsumsi.

    “Semoga usaha yang telah ditempuh ini mampu membangun fishery network untuk menghasilkan produksi ikan berkualitas dan berkelanjutan,” katanya di sela kunjungannya di Pasar Koi Jogja, Selasa (11/02).

    Ia mengatakan ikan jenis ini sekali bertelur, hanya sebanyak 10 persen saja bibit yang memiliki kualitas unggul. Sri Paduka pun meminta agar 90 persen sisanya harus tetap dimaksimalkan potensinya.

    Bisa dijadikan sebagai olahan pakan ikan, ataupun bisa dimaksimalkan sebagai ikan konsumsi. Dengan begitu potensi kerugian bagi petani bisa ditekan.

    CEO Pasar Koi Jogja, Suryo Jatmiko mengatakan konsep Pasar Koi Jogja adalah kemitraan. Melalui swasembada ini, pihaknya berupaya keras menggenjot produksi. Tentunya tidak hanya dari segi kuantitas, namun juga kualitas dengan standar yang telah ditentukan. Dengan standar tersebut, nilai Koi sudah ditentukan, dan tidak merusak pasar.

    “Kualitas dan kuantitas Koi kami pantau. Banyak mitra yang sudah berjalan dengan baik sesuai harapan. Kita tinggal mengendalikan perang harga saja, agar tidak terjadi selisih harga yang terlalu tinggi,” katanya.

    Saat ini, Pasar Koi Jogja sudah memiliki mitra sebanyak 22 mitra. Mitra-mitra tersebut dipilih melalui seleksi ketat dan hanya dipercayakan kepada mitra yang serius untuk budidaya. Saat ini pihaknya mampu menghasilkan sejumlah 2500 anakan per bulan.

    Jumlah itu masih jauh dari target swasembada yang berjumlah 5000 ekor anakan. Setelah tercapai, Suryo menyebutkan akan merambah ekspor untuk meningkatakan perekonomian masyarakat.

    Suryo mengatakan dukungan Pemda DIY sangat membantu usaha peningkatan sumber daya ikan ini. Bantuan pemerintah menurutnya mampu menggenjot produksi lebih cepat. Selain itu, fasilitas koperasi yang direkomendasikan oleh Wagub DIY juga menjadi salah satu pendukung utama. Konsep koperasi yang adil akan menjadi salah satu yang menolong perekonomian. Petani, penjual, dan pembeli harus tahu dengan pasti harga Koi.(mel)   


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Wisata

    +