• Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tak Lagi Bersama PSS, Seto Disarankan Latih SSB

    24/01/20, 11:00 WIB Last Updated 2020-01-24T04:00:27Z


    Gunungkidul - Seto Nurdiyantoro diminta untuk tidak keluar dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jika masih ingin melatih klub sepak bola. Tim-tim yang ada di Yogyakarta pun dirasa cukup banyak untuk menjadi pilihan bagi eks pelatih PSS Sleman itu. 

    Subardi, yang merupakan sesepuh PSS mengatakan dirinya tak ingin Seto keluar dari DIY selepas tidak diperpanjang kontraknya dengan PSS musim ini. "Saya berharap jangan lari dari keluarga. Anaknya dua, masih butuh bimbingan. Ora nglatih ora popo (tidak melatih sepak bola), masih bisa hidup lah," ujarnya.

    Subardi tak lain merupakan mertua dari Seto Nurdiyantoro. Menurutnya, Seto selama ini tidak mencari penghasilan dalam melatih tim sepak bola. "Seto itu hanya karena hobi, karena dunianya di situ bukan semata-mata cari penghasilan (dalam melatih tim). Kalau tidak ada tim yang dilatih, ya mengurus usaha. Bebas, tidak ada masalah," katanya. 

    Subardi mengatakan jika Seto masih tetap ingin melatih, tim-tim di Yogyakarta cukup banyak. Seperti PSIM Yogyakarta, ataupun Persiba Bantul. "Melatih SSB (Sekolah Sepak Bola) juga boleh, tapi tidak gajian," ucapnya. 

    Seto beberapa musim terakhir menjadi pelatih PSS. Di bawah asuhannya, tim berjuluk Elang Jawa ini mampu naik kasta dari Liga 2 ke Liga 1 pada musim 2018 silam. Kemudian musim 2019 di kasta tertinggi PSS mampu merangsek di posisi 8 klasemen akhir. 

    Namun nasibnya di PSS tidak cukup baik. Manajemen memutuskan untuk tak memperpanjang kontraknya dan memilih menggaet Eduardo Perez sebagai penggantinya. 

    "Saya kira itu hak manajemen (mengganti pelatih), profesional saja. Harus ada kecocokan, kecocokan harga dan kecocokan hati. Kalau hatinya nggak cocok, masak diperpanjang," kata Subardi.(ika)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini