• Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Meski Hujan, Gunungkidul Masih Butuh Bantuan Air

    03/12/19, 10:34 WIB Last Updated 2019-12-03T03:34:37Z

    Yogyakarta, KabarJogja.ID – Beberapa daerah di Kabupaten Gunungkidul sampai saat ini masih mengalami bencana kekurangan air bersih. Meski hujan telah dirasakan sejak dasarian kedua atau antara tanggal 11 sampai 20 pada November 2019 lalu.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul Edy Basuki mengatakan sampai saat ini hujan belum dirasakan secara merata di wilayahnya. “Hujan belum merata, masih masuk permintaan untuk droping air bersih,” katanya, Senin (2/12).   

    Edy tak menyebut saat ini masih ada berapa jiwa yang membutuhkan droping air bersih. Hanya daerah yang memerlukannya yakni di Kecamatan Tepus, Rongkop, dan Girisubo. “Total selama musim kemarau tahun ini kan ada 143 ribu jiwa yang kekeringan. Data terbaru perlu dipetakan kembali,” katanya.

    Edy mengatakan anggaran untuk droping air ini telah disiapkannya. Ketika nantinya masih kurang, maka akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. “Kalaupun terus ada permintaan, kami gunakan dana anggaran belanja tak terduga,” ujarnya.  

    Sementara Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan hujan masih belum merata di Gunungkidul. “Hujan masih sporadis. Gunungkidul beberapa hari lalu masih mengirim surat ke kami, karena ada laporan dari masyarakat yang membutuhkan droping air,” ucapnya.

    Biwara menyebut selama bencana kekeringan saat musim kemarau sudah sebanyak 69,7 juta liter air bersih dirop ke warga di DIY. Total jumlah itu dilakukan oleh pemerintah maupun bantuan pihak swasta. “Tapi kan ada juga yang tidak melapor, langsung ke warga melakukan droping,” paparnya.(rid)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini