-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    68 Desa Bantul Telah Deklarasikan Jambanisasi Sehat

    14/12/23, 16:45 WIB Last Updated 2023-12-14T09:45:47Z

    Bantul, Kabar Jogja – Kepala Dinas Kesehatan Agus Tri Widyantara menyatakan dari 75 desa, sebanyak 68 desa telah mendeklarasikan sebagai kawasan sukses program jambanisasi sehat. Tercatat sampai saat ini sebanyak 1.000 KK di Bantul belum memiliki jamban sendiri.


    Digulirkan sejak 2017 dan baru mendapatkan pendanaan dari APBD pada 2000, program jambanisasi menyasar keluarga pra sejahtera yang tidak memiliki akses jamban pribadi.


    “Melalui program stimulus bantuan senilai Rp5 juta per KK. Kita mendorong adanya kepemilikan jamban sehat bagi keluarga sasaran. Tahun ini sebanyak 80 jamban sehat telah dibangun dengan rincian 50 dari Bantuan Keuangan Khusus Pemda DIY dan sisanya APBD,” kata Agus.


    Program stimulus jamban sehat ini menyasar keluarga pra sejahtera di kecamatan Dlingo dengan jumlah penerima manfaat terbesar yaitu 53 KK. Kemudian sisanya dibagi di Kecamatan Panda, Imogiri, dan Pajangan.


    Secara keseluruhan, Dinas Kesehatan Bantul mencatat masih ada 1.000 KK yang belum memiliki jamban sehat, namun mereka memiliki akses ke jamban komunal yang dimiliki bersama-sama warga lainnya. Bahkan masih ada yang menggunakan jamban semi permanen atau WC Cemplung.


    “Piyungan menjadi daerah dengan banyaknya KK yang tidak memiliki jamban sehat. Total ada 700 KK dan sisanya tersebar di kecamatan lainnya. Tahun depan, bantuan program jamban sehat difokuskan di Piyungan,” lanjut Agus.


    Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan program pembuatan jamban sehat ini sebagai upaya pemerintah mengurangi permasalahan dan meningkatkan kesehatan di masyarakat.


    "Kita ingin mencapai apa yang kita sebut 100 0 100 yang artinya 100 persen akses sanitasi layak, 0 persen kampung kumuh dan 100 akses air bersih," ucapnya. (Tio)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close