-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Mahfud Nyatakan TPPO Adakah Kejahatan Terkejam

    04/05/23, 17:14 WIB Last Updated 2023-05-04T10:14:21Z

    Yogyakarta, Kabar Jogja – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut negara telah menyatakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) adalah kejahatan terkejam. Dimana manusia diperjual belikan untuk dijadikan budak.


    Hal ini dikatakan Mahfud usai menghadiri acara di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga pada Kamis (4/5).


    “TPPO tindak pidana yang sangat jahat. Orang diperjualbelikan seperti budak. Mereka direkrut dari desa, karena miskin dan tidak punya pekerjaan, terus dijanjikan pekerjaan di luar negeri,” ujarnya.


    Oleh para sindikat di dalam negeri yang bertindak sebagai penyalur, korban ini dibujuk rayu dan diminta membubuhkan tanda tangan di berbagai dokumen penting. Kemudian mereka mendapatkan paspor untuk bepergian ke luar negeri.


    “Di sana mereka dijual dan dijadikan budak,” tegasnya.


    Dirinya mengatakan oleh para penampung yang berada di luar negeri, para pekerja ini kemudian dijual pada berbagai industri. Ada yang bekerja keras di kapal-kapal sampai mati kemudian dibuang ke laut.


    Lalu ada yang kapalnya ditenggelamkan karena dikejar penegak hukum dan sebagainya. Mahfud menyatakan kasus TPPO yang seperti itu banyak sekali.


    “Di sana banyak yang disiksa, disekap berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, gaji tak dibayar. Harus kita lawan,” tegasnya.


    Karenanya bersama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, Imigrasi, dan Polri. Kemenkopolhukam akan melakukan kunjungan ke daerah untuk mensosialisasi kejamnya TPPO dan melakukan koordinasi sebagai antisipasi.


    Kepada petugas lapangan, Mahfud mengatakan mereka diminta untuk melakukan pemeriksaan ketat terkait dengan kemungkinan orang domestik akan berpergian ke luar negeri.


    “Mereka harus mengerti, orang yang profilnya miskin tetapi mampu bepergian ke luar negeri. Ini ada indikasi mereka akan dijual ke luar negeri,” ujarnya.


    Perang terhadap TPPO, sebut Mahfud dikobarkan setelah pemerintah menyatakan perang terhadap Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).


    “Saya kemarin sudah, buat shock terapi, hari ini besok atau minggu depan melakukan penangkapan. Nama-nama penyalur dan sindikat TPPO di satu daerah sudah kita berikan ke Bareskrim Polri,” tutupnya. (Tio)

     

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close