-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Banyak Kejanggalan, Kasus Pencurian Berkas KPK Harus Diungkap

    27/12/22, 15:04 WIB Last Updated 2022-12-27T08:04:07Z

    Yogyakarta, Kabar Jogja – Tim penyelidik Polresta Yogyakarta mengidentifikasi kasus pencurian berkas milik pegawai KPK dari kamera pengawas di lingkungan tempat kejadian perkara.


    Karena banyak kejanggalan, Jogja Police Watch (JPW) meminta kasus ini harus terungkap untuk mendapatkan motif dan dalangnya.

    Kapolresta Yogyakarta Kombes Idham Mahdi, Selasa (27/12) menyebut pelaku pencurian rumah FAN di Jalan Arjuna 20B, Kecamatan Wirobrajan tidak hanya membawa lari berkas fisik dan laptop.


    “Ada eksternal hardisk, handphone dan  Digital Video Recorder (DVR) kamera pengawas rumahnya juga dibawa lari pelaku. Jadi proses identifikasi pelaku melalui kamera pengawas yang banyak terpasang di sekitar tempat kejadian perkara,” kata Idham.


    Bersama dengan Unit Jatanras Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Idham memastikan pihaknya melakukan penyelidikan mendalam agar kasus ini segera terungkap.


    Koordinator Divisi Pengaduan Masyarakat dan Monitoring Peradilan Jogja Corruption Watch Baharuddin Kamba menilai kasus memiliki banyak kejanggalan dan polisi harus menangkap pelaku beserta dalangnya untuk mengetahui motifnya.


    “FAN ini adalah tim dalam kasus persidangan yang melibatkan Walikota Haryadi Suyuti. Namun urgensi mencuri berkas terkait kasus penyuapan perizinan apartemen ini apa?” tanyanya.


    Pasalnya dalam persidangan yang sudah digelar, dalam berkas baik sudah diserahkan ke pengadilan. Seluruh nama yang terlibat termasuk saksi sudah disebutkan semua dan semuanya saling terkait baik dari sidang kasus penyuapan maupun kasus penerimaan suap.


    Bagi Kamba, jika melihat barang yang dibawa pencuri, aksi ini bisa dikatakan sudah direncanakan. Sebab ada kemungkinan pelaku sudah lama mengikuti perkembangan dan jalannya persidangan kasus ini.


    “Soal adakah nama penting yang ada di berkas, saya kira itu tidak mungkin. Sebab semua nama sudah disebutkan dan saya berani katakana, aksi pencurian ini sangat telat,” tegasnya.


    Namun dirinya menduga kemungkinan besar, kasus pencurian ini menargetkan berkas kasus lainnya yang ditangani oleh FAN.


    Ketua 19  Kelurahan Wirobrajan, Saptadi menyebut pelaku pencurian ini ‘Istimewa’.  “Istimewa karena dilakukan siang hari dan di wilayah ini terpasang banyak kamera pengawas. Pelaku saya nilai nekat,” jelasnya. (Tio)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close