-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pentas Rutin Warga Kampung Semail Kembali Menggeliat

    14/08/22, 12:29 WIB Last Updated 2022-08-14T05:29:42Z

    Bantul, Kabar Jogja – Terhenti dua tahun di puncak pandemi, pentas kampung warga Dusun Semail, Desa Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Bantul kembali digelar. Rutin dilaksanakan sejak 2014, pentas kampung ini merupakan inisiasi Oemah Budaya Lestari.


    Berlangsung sepanjang Sabtu (13/8) malam, warga Semail menghadirkan berbagai kreasi seni seperti tari-tarian, baik tradisional maupun tari kreasi baru, kesenian gejog lesung, drama rakyat, dan tetembangan.


    Pemilik Oemah Kampung Lestari, Rachmi Diyah Larasati mengatakan, pentas kampung selain pestanya warga Semailm, juga menjadi rangkaian peringatan ulang tahun Oemah Kampung yang berdiri sejak 2017.


    "Sangat menyenangkan sekali, setelah dua tahun absen karena pandemi, tahun ini masyarakat bisa kembali menggelar pentas kampung lagi. Saat puncak pandemi, gelaran seni berlangsung online," katanya.


    Oemah Budaya Larasati memang konsisten menggelar pentas kampung sebagai bentuk unjuk potensi seni oleh masyarakat sebagai media menunjukkan potensi seni yang ada di lingkungan.


    “Kami rutin menggelar agenda serupa setiap tahunnya sebagai penanda kelahiran komunitas yang berfokus pada kegiatan seni, budaya, dan pendidikan terutama yang berkaitan dengan tradisi Nusantara, khususnya Jawa,” ucapnya Profesor Teori Budaya dan Kesejarahan Tubuh Tari University of Minnesota, Amerika Serikat ini.


    Tumbuh di tengah pedesaan dengan atmosfer agraris yang kental, Oemah Budaya Larasati memang menjadikan seluruh kegiatannya sebagai respons atas pola kehidupan masyarakat tersebut.


    "Itulah kenapa, kesenian yang ditampilkan warga adalah kesenian yang dekat dengan mereka, seperti misalnya gejog lesung," ucap Rachmi.


    Tak cuma itu, dalam Pentas Kampung, tampil pula sejumlah kolaborator, di antaranya adalah Uti Setyastuti, Warsono Kiwir, Ribeth Nurwijayanto, Pamardi, dan Bagus Mazasupa. Rachmi juga menampilkan sebuah tari kontemporer.


    Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) DIY, Dwi Ratna Nurhajarini mengatakan agenda pentas kampung yang digelar Oemah Budaya Larasati patut diapresiasi.


    Menurut dia, nyaris semua pelaku kebudayaan ada di kampung. Itulah sebabnya apa yang dilakukan oleh Oemah Budaya Larasati dengan memaksimalkan segala potensi yang ada di lingkungan sekitarnya.


    Sekretaris Dinas Kebudayaan Bantul, Fauzan Mu'arifin mengapresiasi upaya Oemah Budaya Larasati untuk merawat dan mengembangkan potensi budaya masyarakat Semail.


    “Mewarisi tradisi serta budaya yang luar biasa luhur dan adiluhung saja tidak cukup. Masyarakat harus mewariskan apa yang sudah diwariskan kepada mereka demi kemajuan peradaban kita bersama," kata Fauzan. (Tio)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close