-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    126 UMKM di Kulon Progo Terima Bantuan Produktif dari Dana Keistimewaan

    30/10/21, 14:21 WIB Last Updated 2021-10-30T07:21:07Z


    Kulon Progo, Kabar Jogja - Wakil Bupati Fajar Gegana melakukan peninjauan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) terkait pelaksanaan bantuan produktif bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pada Jumat (29/10/2021). 


    Bertempat di Aula Adikarta, Kompleks Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Kepala Bidang Pembiayaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Daerah Istimewa Yogyakarta, Sekretasis Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo, dan Kepala Bidang Permodalan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo turut mendampingi Wabup dalam meninjau acara penandatanganan NPHD tersebut. 


    Kepala Bidang Pembiayaan Dinas Koperasi dan UKM DIY, Agus Mulyono, S.P, MT mengatakan bahwa agenda hari ini adalah penandatangan NPHD, surat pernyataan dan pakta integritas sebagai syarat kelompok UMKM untuk dapat menerima dana hibah.  


    Dana hibah kali ini merupakan bantuan pemerintah daerah yang berasal dari Dana Keistimewaan dan menyasar kelompok-kelompok usaha di Kabupaten Kulon Progo.


    “Program ini merupakan inisiasi Pemerintah Daerah DIY melalui anggaran Dana Keistimewaan. Harapannya, bagi yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, bisa terjaring di sini dan bisa bermanfaat bagi semuanya,” kata Agus


    Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa total dana bantuan yang berasal dari Dana Keistimewaan dalam program ini mencapai Rp 7,5 Miliar dan dibagikan kepada 5.725 pelaku UMKM di semua kabupaten/kota di DIY. 


    Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1,2 Juta yang akan diterima oleh masing-masing anggota UMKM. Di Kulon Progo, bantuan menyasar 126 kelompok dengan total 1.310 anggota.


    Kepala Bidang Permodalan Dinas Koperasi dan UKM Kulon Progo, Tri Subekti Widayati mengatakan bahwa bantuan ini sangat mendukung pelaku UMKM di Kulon Progo. Beliau berharap agar dana bantuan dapat memulihkan kegiatan produksi dan menambah pendapatan para pelaku UMKM di Kulon Progo.


    “Tidak semua anggota dari kelompok UMKM bisa menerima bantuan ini. Jadi, yang sudah mendapatkan dana bantuan dari pihak lain, tidak akan mendapatkan bantuan Dana Keistimewaan,” tegas Tri Subekti.


    Sementara itu, Wakil Bupati Fajar Gegana berharap kelompok-kelompok UMKM yang mendapatkan dana bantuan bisa mengembangkan dana bantuan untuk berbagai kegiatan produktif . 


    Fajar menambahkan, penerima bantuan kali ini adalah kelompok komunal dan bukan personal, sehingga dana bantuan diharapkan dapat digunakan untuk modal bersama.


    “Kemarin saat masa pandemi, kegiatan UMKM di Kulon Progo sempat lesu bahkan terhenti. Kami berharap bantuan ini bisa mereka manfaatkan bersama untuk mengembangkan usaha. Jangan sampai digunakan untuk keperluan konsumtif,” pungkas Fajar. (rls)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini