-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kampanye Kuliner Nusantara Gastronosia, Ada Daging Rusa Hingga Kerbau

    05/04/21, 15:45 WIB Last Updated 2021-04-06T08:53:51Z


    Sleman, Kabar Jogja - Gastronomi sebagai suatu seni tidak hanya mempopulerkan kuliner daerah Nusantara belaka. Gastronomi Indonesia (Gastronosia) diharapkan mampu menjadi kampanye kuliner Nusantara.


    Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X saat membacakan sambutan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam Kick Off Gastronosia 2021, Minggu (04/04) malam. Bertempat di Resto Rama Shinta Prambanan, Mahakarya Gastronomi Indonesia dari Borobudur untuk Nusantara digelar dengan mengenalkan kuliner Nusantara abad VIII-X.


    “Gastronomi dalam dunia kuliner masih perlu diperkenalkan secara lebih luas kepada masyarakat. Untuk itu, saya berharap dengan diadakannya Gastronosia sebagai program merekonstruksi kejayaan gastronomi Nusantara, mampu menjadi kampanye dan diseminasi bahan pangan, makanan, dan gizi yang baik yang berasal dari budaya bangsa Indonesia,” jelas Sri Paduka.


    Sri Paduka mengatakan, Pemda DIY menyambut baik rencana kegiatan Gastronosia dalam experiencing makanan raja-raja dan masyarakat Jawa hasil interpretasi Candi Borobudur dan Sima maupun Prasasti Mataram Kuno.


    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Penyelenggara Kick Off Gastronosia 2021, Ratna Nuryanto mengatakan, pihaknya sengaja mengeksplor makanan Nusantara di zaman abad VIII-X. Berbagai makanan bergizi tersebut bahkan tercetak jelas pada relief Candi Borobudur dan Candi Prambanan.


    “Untuk itu, kami dari Indonesian Gastronomi Community (IGC) merasa anak cucu kita nanti harus tahu jika di zaman dulu itu sudah nenek moyang mereka sudah pandai mengolah makanan yang bergizi,” imbuhnya.


    Ratna menuturkan, untuk Kick Off Gastronosia 2021 ini telah dipilih beberapa bahan pangan yang diolah pada abad VIII-X untuk diperkenalkan. Beberapa bahan tersebut ialah daging rusa, daging kerbau, dan ikat sidat.


    Ketua Umum IGC, Ria Musiawan mengatakan, tujuan digelarnya acara ini ialah untuk menguatkan posisi kuliner dan makanan Indonesia di mata dunia, serta mendukung gastro diplomasi, gastro tourism dan ketahanan pangan Indonesia.(rls)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini