-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Libur Akhir Tahun, Event yang Menimbulkan Kerumunan di Jogja Dibatasi

    12/12/20, 14:50 WIB Last Updated 2020-12-12T07:50:40Z


    Yogyakarta, Kabar Jogja - Wakil Wali Kota Yogya, Heroe Poerwadi, berharap setiap pelaku wisata untuk menjalankan protokol kesehatan dan beradaptasi dengan kebiasaan baru. Selain itu, Wawali juga berharap para pelaku wisata bisa menjaga marwah Yogya dengan baik dengan memberi pelayanan prima dan menghalau berita-berita miring atau hoax yang beredar di berbagai sosial media akhir-akhir ini.


    “Saat ini banyak hoax yang beredar di berbagai sosial media, maka dari itu kita harus bersama-sama melawan itu. Kami juga berharap kepada Bapak-Ibu sekalian untuk menjaga marwah Yogya yakni dengan menerapkan protokol kesehatan, tertib dan disiplin menerapkan kebiasaan baru. Kita harus memberi keyakinan pada diri sendiri dan kepada mereka yang datang bahwa Yogya aman dan nyaman, karena itu yang harus kita jual kepada mereka saat ini,” kata Wawali.


    Wawali juga mengingatkan akan potensi kenaikan kasus Covid-19 pasca liburan akhir tahun nanti. Mengingat berdasarkan hasil evaluasi kenaikan kasus yang terjadi pasca libur panjang Agustus dan akhir Oktober, dimana pada Agustus kasus Covid-19 cenderung landai dan kemudian terjadi kenaikan temuan kasus secara bertahap sepanjang September.


    “Grafik temuan kasus kembali turun dan cenderung landai pada Oktober. Namun, tiba-tiba terjadi kenaikan kasus yang cukup signifikan pada November,” kata Heroe Poerwadi.


    Berkaitan dengan hal itu, Wawali Heroe Poerwadi mengaku akan terus mengevaluasi penerapan protokol kesehatan selama libur akhir panjang akhir Oktober, tidak hanya tempat wisata dan jasa pariwisata tapi juga warga yang melakukan liburan ke luar daerah. Selain itu Pemkot Yogya berharap pada libur Natal dan Tahun Baru ini tidak terjadi kasus yang sama.


    Untuk itu, berbagai langkah strategis harus disiapkan, di antaranya menyiapkan enam posko untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan membatasi event-event yang mengundang banyak kerumunan.(rls)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini