-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Strategi Gethok Tular dari Serikat Rakyat Bantul Komitmen Menangkan NoTo

    29/11/20, 18:51 WIB Last Updated 2020-11-29T11:52:53Z


    Bantul, Kabar Jogja – Relawan yang bernama Serikat Rakyat Bantul akan memaksimalkan siswa waktu sebelum pemungutan suara 9 Desember 2020 dalam Pilkada untuk melakukan konsolidasi-konsolidasi. Strategi gethok tular akan dipakai untuk memenangkan pasangan calon Suharsono - Totok Sudarto (NoTo).

    Ketua Serikat Rakyat Bantul, Heru Yulianto mengatakan relawan ini memiliki anggota sekitar 50 ribu orang yang telah berkomitmen memenangkan paslon nomor urut 2 Pilkada Bantul. Ia menyebut dukungan kepada Suharsono ini karena yang bersangkutan selama menjabat sebagai Bupati telah memberikan warna tersendiri untuk Bantul sehingga kepemimpinannya patut dilanjutkan.

    "Suharsono sudah terbukti selama lima tahun memimpin Bantul dan membawa perubahan besar bagi kabupaten ini. Suharsono harus didukung melanjutkan kepemimpinannya untuk kedua kalinya," kata Heru Yulianto didampingi Pembina Serikat Rakyat Bantul, Muhammad Dadang Iskandar di Sewon, Minggu (29/11).

    Heru mengatakan pihaknya akan memanfaatkan sisa waktu sebelum pemungutan suara untuk melakukan konsolidasi-konsolidasi guna memantapkan dukungan. Ia yakin para anggota tetap konsisten memenangkan Suharsono untuk memipin Bantul kedua kalinya.

    Heru mengatakan, berbagai strategi telah disiapkan Serikat Rakyat Bantul guna mendulang dukungan sebanyak-banyaknya. Jaringan luas yang selama ini telah dimiliki akan dimanfaatkan, selain juga menggalang suara melalui komunitas-komunitas yang dimiliki para anggotanya.

    "Strategi gethok tular juga kami lakukan dan cara ini cukup terbilang efektif. Seluruh anggota bergerak pada berbagai lapisan masyarakat, bahkan di daerah yang bukan basis kami pun semangat 'gethok tular' dilakukan," ujarnya.

    Menurut Heru, karakter masyarakat Bantul merupakan pemilih cerdas. Warga kabupaten ini tak perlu janji muluk-muluk karena mereka telah mampu memilih dan menilai berdasarkan apa dilihat maupun rasakan selama lima tahun ini.

    Heru mengatakan, pasangan ini yang mampu saling melengkapi. Keduanya memiliki latar belakang tak jauh berbeda dan berpengalaman dalam memimpim bidangnya masing-masing.

    Suharsono yang merupakan Purnawiranan Polri serta bupati petahana dengan segudang prestasi dan pengalaman. Sementara Totok Sudarto yang mantan birokrat paham betul cara mengelola pemerintahan nantinya seperti apa bersama Sudarsono.(*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini