-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Corona Mewabah di Dua SD Gunungkidul

    25/11/20, 12:42 WIB Last Updated 2020-11-25T05:42:58Z


    Gunungkidul, Kabar Jogja - Dua siswa dan tiga guru di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Dinas Kesehatan setempat sampai saat ini masih melakukan tracing dari kasus tersebut.

    Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, kasus itu berada di dua Sekolah Dasar (SD) yang berada di Patuk. Dua orang siswa dalam satu SD diduga tertular dari seorang gurunya di sekolah yang baru diketahui positif pada Senin (23/11).

    Sedangkan satu SD lainnya, satu orang guru menularkan rekan kerjanya. Menurut Dewi, dua guru yang menularkan siswa dan rekan kerjanya ini merupakan pasangan suami istri dari Kulon Progo.

    “Dua siswa diduga tertular saat di sekolah. Jadi memang ada dua SD, satu SD kasusnya satu guru dan dua siswa dan lainnya dua guru,” katanya.

    Dewi mengatakan, dua kasus ini masih dalam proses tracing. Menurutnya, beberapa murid SD juga telah dilakukan tes swab dan tinggal menunggu hasilnya keluar. “Masih terus tracing. Murid lain juga masih belum keluar hasil swab,” kata dia.

    Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, kasus Covid-19 di lingkup sekolah ini bukan yang pertama terjadi. Menurutnya sebelumnya sempat ada seorang siswa SD di Tepus yang juga terpapar dari orang tuanya. “Saat itu kami langsung menutup sementara sekolah tersebut,” katanya.

    Bahron mengatakan, memang selama ini hampir semua sekolah tingkat SD dan SMP melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Yakni satu hingga dua kali dalam satu minggu saja dengan durasi sekitar dua jam setiap pertemuan.

    Menurut Bahron, pembelajaran tatap muka secara terbatas ini merupakan tahap transisi. Sebelum diberlakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara luar jaringan (luring) pada awal 2021 mendatang.(dho)

     

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini