-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Destinasi Wisata di Sleman, Bersiap Menyambut New Normal

    27/05/20, 15:04 WIB Last Updated 2020-05-27T08:04:41Z

    Sleman – Destinasi wisata di Kabupaten Sleman telah menyiapkan sarana prasarana untuk menyambut tatanan baru atau new normal. Saat ini hanya tinggal menunggu kebijakan dari pemkab mengenai kapan diperbolehkan kembali dibuka untuk wisatawan.

    Chiprianus Tugiyanto atau Antok, marketing wisata Tebing Breksi Sleman mengatakan terkait sarana prasarana di destinasi saat ini sudah siap.

    “Sarana umum kami siap. Bahkan sudah sejak awal pandemi Covid-19 ini kami sudah siap. Wastafel sudah disiapkan di setiap titik kumpul dan lokasi strategis,” katanya saat dihubungi pada Selasa (26/5) kemarin.

    Antok mengatakan hanya tinggal menentukan panduan untuk pengunjung nantinya. Seperti pembatasan jumlah yang diperbolehkan untuk masuk ke kawasan dan durasi kunjungannya.

    Antok menyebut hampir setiap momen liburan Tebing Breksi dikunjungi oleh ribuan wisatawan. Bahkan pernah dalam satu hari saja tercatat ada 18 ribu orang yang datang.

    “Minggu ini kami selaku pengurus akan membicarakan terkait kapasitas pengunjung. Tentu kami akan lakukan protokol kesehatan supaya wisatawan bisa tetap social distancing,” ujarnya.

    Antok mengatakan dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan ini, hanya tinggal menanti kebijakan dari pemerintah saja. “Kalau pemerintah mengatakan boleh buka, kami akan buka dengan menerapkan sistem-sistem keamanan kesehatan bagi pengunjung se-optimal mungkin,” ucapnya.

    Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Sudarningsih mengatakan pihaknya sedang menyiapkan dua destinasi untuk diberlakukan konsep new normal. Yakni wisata Kaliurang di Kecamatan Pakem dan Tebing Breksi di Prambanan.

    Persiapan yang dilakukan yakni dari segi sarana prasarana, maupun sosialisasi kepada pihak pengelolanya mengenai tatanan new normal. “Kaliurang dan Tebing Breksi yang kami persiapkan,” katanya.

    Meski demikian, untuk mulai dibukanya nanti tetap menunggu arahan dari Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maupun Gugus Tugas Covid-19 DIY. “Kami berkoordinasi terus baik dengan gugus tugas maupun bersama pengelola wisata,” ucapnya.(ana)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close