-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    PSIM Terancam Tak Berhomebase di Mandala Krida

    24/11/19, 13:48 WIB Last Updated 2019-11-24T06:48:38Z

    YOGYAKARTA, KabarJogja.ID - PSIM Yogyakarta terancam tak bisa menggunakan Stadion Mandala Krida sebagai homebase selama dua musim ke depan. Sebab, stadion tersebut masuk dalam kandidat sebagai venue untuk menggelar Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. 

    Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Daerah Istimewa Yogyakarta, Eka Heru Prasetya mengatakan, ketika memang federasi sepak bola internasional (FIFA) secara resmi menunjuk Stadion Mandala Krida menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 maka harus steril nantinya.

    "Ya benar-benar harus steril. Kalau sudah ditunjuk, orang dari FIFA akan berkantor di Yogyakarta untuk terus memantau stadionnya mulai 2020 nanti. Jadi kemungkinan tidak bisa (digunakan homebase PSIM)," katanya, beberapa waktu lalu. 

    Dikatakannya, penyesuaian fasilitas stadion tersebut masih dalam proses pembahasan. Nantinya dilakukan oleh pemilik stadion, yakni Pemerintah Daerah (Pemda) DIY. "Untuk dananya membutuhkan berapa, kami tidak tahu," ucapnya. 

    Ia menyebut stadion tersebut masih membutuhkan beberapa penambahan fasilitas. Seperti papan skor digital, rumput lapangan, penambahan ruang ganti pemain, dan kursi untuk penonton. 

    "Ruang ganti pemain saat ini baru ada dua. Kebutuhan minimal empat, karena dalam sehari kemungkinan ada dua pertandingan. Jadi dipakai untuk empat tim," tuturnya. 

    Ketua Asprov PSSI DIY, Syauqi Suratno menambahkan, dalam persiapan menghadapi gelaran itu pihaknya dalam komunikasi dengan Pemda DIY untuk melakukan penyesuaian fasilitas stadion. 

    "Keinginan kami, stadion ini ke depan memang benar-benar sesuai standar untuk menggelar pertandingan level internasional. Kami dalam proses koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait," katanya. 

    Komunikasi yang dijalin ini tak hanya dengan Pemda DIY saja. Namun juga bersama pengusaha hotel dan restoran, sampai asosiasi pariwisata. "Termasuk koordinasi masalah transportasi, sampai pengelola rumah sakit," ucapnya.(Aya)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini